Showing posts with label people. Show all posts
Showing posts with label people. Show all posts

Sunday, August 23, 2009

Misleading Again

I reccomended you to see this article.
M. Bambang Pranowo, Professor of Religion-Sosiolog UIN Jakarta, wrote an artice "Virus Kapitalisme dalam Keberagaman". I quoted these interesting opinion:

"...Melihat kenaikan harga sandan-pangan menjelang dan di bulan puasa, bisa kita duga, puasa justru membuat orang makin konsumtif. Kenaikan harga pasar itu niscaya mengikuti hukum permintaan dan penawaran. Makin besar permintaannya, makin tinggi harganya. Ini indikasi, di bulan puasa, umat Islam makin konsumtif..."
Interesting, eh? He was so brave using supply-demand approach to took a conclusion that today's moslem are more consumptive (regarding many definition of "consumptive" terms). Is it true Moslem nowadays more consumptive just because price level is higher on Ramadhan? I doubt it. Economics told different. More possible way to explain why price level increase on Ramadhan is simply because reaction of supply side on anticipate decreasing expected demand. Suppy curve shifted to left because they know they will face decreasing demand on future. So it possible to see price level go higher than normal.

I didn't come to say that my opinion is best explanation for this short-term inflation. Just want to sa that supply and demand works more complicated than Prof. Bambang state. Last, stop blame on capialism as a cause of people preferences and why people keep Heroin on Al-Quran.

Read More ..

Tuesday, August 4, 2009

Media Kill Mbah Surip

In Memoriam: Mbah Surip. It's not the caffeine, cigarettes, even heart attack, but the interviews, show schedules , advertising. Our demand, right? He just too tired. Good bye Mbah thank you for left us your laugh. For me it useful in facing this sick life.

Read More ..

Sunday, August 2, 2009

H1N1 + Bomb = Indonesia

Read More ..

Saturday, May 2, 2009

Emmanuel Saez dan "Euforia" Fiskal



Tahun 2009 ini tampaknya benar-benar menjadi tahun fiskal
Selain berlomba-lombanya negara-negara pasien flu "finansial" menebus resep stimulus fiskal, dan kembali fiskal menjadi primadona, kali ini dalam penganugerahan John Bates Clark Medal.
Adalah Emmanuel Saez dari U.C. Berkeley yang mengangkat tema seputar optimal taxation dan isu wealth distribution berhak mendapt anugerah paling bergengsi bagi ekonom di bawah 30 tahun.

Mungkin ke depan isu-isu fiskal memang masih menjadi isu yang seksi untuk diperbincangkan ditengah mandulnya kebijakan moneter. Untuk Indonesia masalah pajak masih merupakan tantangan sendiri mengingat masih "muda"nya UU Perpajakan kita.

Bagaimanapun juga Selamat untuk Emmanuel Saez, dan jangan heran mungkin dua puluh tahun kemudian orang yang sama berdiri di Stockholm mengikuti jejak Paul Samuelson, Kenneth Arrow, Milton Friedman, Joseph Stiglitz, dan Krugman (para alumnus John Bates Clark medal)

untuk info lebih dalam mengenai penghargaan ini dan Emmanuel Saez silahkan klik link di bawah
http://www.vanderbilt.edu/AEA/clark_medal.html

Read More ..